Tahukah kau, Nona? Aku mulai merindumu tiap kali bulan menjelma jadi rupamu. Ya, rindu. Rindu tak terbalaskan karena perbedaan orientasi.
Ketika mereka terlalu mudah didapat & kehilangan pesonanya, kau seolah jadi candu baruku, Nona. Sayang.. Kita berbeda.
Dan kau dengan cantikmu, mempesona persona. Nona, bukannya aku tak inginkan ragamu, tapi aku lebih inginkan hatimu dari apa pun.
Bolehkah aku mencintaimu, Nona? Mudamu suntikkan semangat padaku seperti steroid kepada atlit, pacu diriku untuk terus berlari, di hatimu.
- 27 Juni 2012 @ Kalisari, Jakarta.
No comments:
Post a Comment
I am open for discussion and comments, but I will not show or reply any kind of comments which is inappropriate to the post or if it's out of context.